This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 28 January 2013

Riset Keperawatan



Keperawatan sebagai profesi merupakan bagian dari masyarakat, serta akan berubah seirama dengan berubahnya masyarakat itu sendiri. Masyarakat terus menerus berkembang dan mengalami perubahan. Demikian pula dengan keperawatan. Keperawatan dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain keperawatan sebagai bentuk asuhan profesional kepada masyarakat, keperawatan sebagai IPTEK, serta keperawatan sebagai kelompok masyarakat ilmuan dan kelompok masyarakat profesional. Dengan terjadinya perubahan atau pergeseran dari berbagai faktor yang mempengaruhi keperawatan maka akan terjadi perubahan atau pergeseran dalam keperawatan, baik perubahan dalam pelayanan atau asuhan keperawatan, perkembangan ilmu dan tehnologi keperawatan maupun perubahan dalam masyarakat keperawatan baik sebagai masyarakat ilmiah maupun sebagai masyarakat profesional.
Pendidikan keperawatan dihadapkan pada suatu tantangan dalam meningkatan kualitas lulusannya dituntut menguasai kompetensi-kompetensi profesional.
Riset keperawatan akan menjadi suatu kebutuhan dasar yang harus dilaksanakan oleh perawat pada era global. Meningkatnya kualitas pelayanan, sangat ditentukan oleh hasil kajian-kajian dan pembaharuan yang dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian. Dengan berkembangnya ilmu keperawatan, maka akan sangat berpengaruh sangat segnifikan terhadap kualitas dan kemandirian perawat dalam melaksanakan tugasnya.   
Riset keperawatan merupakan suatu karya dalam bidang keperawatan yang ditulis berdasarkan kenyataan ilmiah, diperoleh sebagai hasil penelitian kepustakaan maupun penelitian lapangan. Riset keperawatan ini membahas suatu masalah yang timbul berdasarkan tiori-tiori ilmiah dan kenyataan objektif sehingga dapat dibuat suatu analisa, diolah, menghasilkan suatu kesimpulan yang benar yang untuk membahas masalah yang sedang dibahas

Faringitis



Faring dapat disebut juga daerah pertahanan tubuh terdepan fungsi ini salah satunya dipegang oleh tonsil yang merupakan bagian dari orofaring Tonsil mencegah agar infeksi tidak menyebar keseluruh tubuh dengan cara menahan kuman yang masuk melalui mulut, hidung dan kerongkongan oleh karena itu tidak jarang tonsil mengalami peradangan 


Farigitis dan tonsillitis Bering ditemukan bersamaan. Tonsilofaringgitis merupakan peradangan yang berulang, pada tonsil dan faring yang memiliki faktor predisposisi antara lain rangsangan kronis rokok, makanan tertentu, hygiene mulut yang buruk, Pasien yang biasa bemafas melalui mulut karena hidungnya tersumbat, pengaruh cuaca dan pengobatan tinsilofaringgitis sebelumnya yang tidak ade kuat
Penularan faringitis terjadi melalui droplet. menginfiltrasi lapisan epitel, kemudian bila epitel terkikis makan jaringan limpois superficial bereaksi, terjadi pembendungan radang dengan infiltrasi leukosid polimorfonuklear
1
 
Karena proses radang berulang, maka epitel mukosa dan jaringan limfe terkikis sehingga pada proses penyembuhan jaringan limfoid diganti jaringan parut jaringan ini akan mengerut sehingga ruang antara kelompok melebar (kriptus) yang akan diisi oleh detritus. proses ini meluas hingga menembus kapsul dan ak-himya timbul perlekatan jaringan disekitar faring.
Faringitis adalah radang tenggorokan (faring) bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri. Faringitis kronis adalah merupakan suatu peradangan kronik dari mukosa faring dengan melibatkan struktur kelenjar limfe setempat dan disertai dengan imflamasi pada tonsil dan daerah sekitamya disebabkan oleh infeksi sinus kronis
Terdapat dua bentuk faringgitis kronis, hiperplastik dan atrofi. Faktor predisposisi proses radang kronis di faring ini adalah rinithis kronis, sinusitis, iritasi kronik yang dialami perokok dan peminum alcohol. Juga inhalasi uap yang merangsang mukosa faring pada pekerja dilaboratorium. Infeksi dapat menyebabkan terjadi faringitis kronis ini. daerah yang berdebu Beserta orang yang biasa bernafas melalui mulut, karena hidung tersumbat merupakan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit ini.
Pembesaran tonsil diukur menurut derajatnya terhadap uvula. Semakin besar, akan semakin mendekati uvula. Besar tonsil ditentukan sebagai berikut: TO tonsil didalam fosa tonsil atau telah diangkat, T1 bila besamya 1/4 jarak arkus anterior dan uvula. T2 Bila besamya 2/4 Jarak arkus anterior dan uvula. T3 bila besarnya 3/4 jarak arkus anterior dan uvula. T4 bila besarnya mencapai arkus anterior atau lebih.
Peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan pada pasien Tn.A dengan faringitis ini dilakukan perawat dengan memperhatikan keadaan keperawatan dengan menggunakan proses perawatan sehingga dapat ditentukan diagnosa keperawatan agar bisa direncanakan dan dilaksanakan tindakan yang dilakukan berupa pemasangan infus, memberian obat secara oral yang tepat sesuai dengan tingkat kebutuhan dasar manusia. Kemudian dapat dievaluasi tingkat perkembangannya. Pemberian asuhan keperawatan ini dilakukan dari rang sederhana sampai dengan kompleks.

Sunday, 27 January 2013

Husband's participation in the Pregnancy Care



Participation is important in pregnancy husband and wife can help peace of mind. Affection and caresses her husband is still important so it looks harmonious household ahead of the expected presence of the love. Husband and wife can help some of the tasks that the wife is more rest, especially before birth. Husband can buy and read useful readings corresponding view, so that the growth and mental development of the fetus and better. If it is still possible to outdoor recreation to foster artistic fetus in the womb. In situations cravings, the wife may need the help of her husband to get the food you want. Thus has given special attention to the fetus and maintain psychiatric participate indirectly
husband's participation in pregnancy care can be demonstrated by:
a Provide a note and affection to wife
b Encourage and his wife drove to their pregnancy to health facilities minal 4 times during pregnancy
c sufficient nutrients for her to avoid anemia
d Determine where labor (health facilities) with his wife in accordance with the capabilities and conditions of each region
e Conduct referral to a health facility as early as possible in the event of things regarding health during pregnancy (hemorrhage, eclampsia, etc.)
f Setting up labor costs. The development of women's reproductive health protection program can not be separated from her husband's participation is therefore a prime target level GSI husband's family is empowering to be more attentive to his wife.
Efforts to increase participation is necessary to find a breakthrough husband with specific attention to the factors that influence that raises awareness and willingness of the husband to be more aware of herself in various responsibilities (shared responsibility) things that are usually done by his wife.

Partisipasi Suami dalam Asuhan Kehamilan



Partisipasi suami saat kehamilan penting dan dapat membantu ketenangan jiwa istri. Kasih sayang dan belaian suami masih tetap penting sehingga tampak keharmonisan rumah tangga menjelang kehadiran buah cinta yang diharapkan. Suami dapat membantu beberapa tugas istri sehingga istri lebih banyak istirahat terutama menjelang bersalin. Suami dapat membelikan dan membacakan bacaan yang bermanfaat sesuai pandangannya, sehingga pertumbuhan dan perkembangan jiwa dan janin makin baik. Bila masih ada kemungkinan untuk rekreasi di luar rumah untuk menumbuhkan jiwa seni janin dalam rahim. Dalam situasi mengidam, mungkin istri memerlukan bantuan suami untuk mendapatkan makanan yang diinginkan. Dengan demikian telah memberikan perhatian khusus pada janin dan ikut serta memelihara kejiwaan secara tidak langsung.
Partisipasi suami dalam asuhan kehamilan dapat ditunjukkan dengan:
a Memberikan perhatikan dan kasih sayang kepada istri
b Mendorong dan mengantar istri untuk memeriksakan kehamilan ke fasilitas kesehatan minal 4 kali selama kehamilan
c Memenuhi kebutuhan gizi bagi istrinya agar tidak terjadi anemi
d Menentukantempat persalinan (fasilitas kesehatan) bersama istribsesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing daerah
e Melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan sedini mungkin bila terjadi hal-hal yang menyangkut kesehatan selama kehamilan (perdarahan, eklampsi dan lain-lain)
f Menyiapkan biaya persalinan.Perkembangan program perlindungan kesehatan reproduksi wanita tidak lepas dari partisipasi suami oleh karena itu target utama GSI ditingkat keluarga adalah pemberdayaan suami agar lebih perhatian terhadap istri.
Upaya meningkatkan partisipasi suami tersebut perlu dicari terobosan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik yang mempengaruhinya sehingga menimbulkan kesadaran dan kemauan dari para suami untuk lebih menyadarkan dirinya dalam berbagai tanggung jawab (sharing responsibility) hal-hal yang biasa dilakukan oleh istrinya.